Working for yourself, the result should have a positive impact to others

FAKTA TENTANG SERTIFIKASI


fakta yang saya temukan tidak berdasarkan data guru yang sudah bersertifikasi se Indonesia. tetapi fakta ini sungguh mengejutkan, karena :

  1. Terbukti tidak ada korelasi antara kewajiban pokok sebagai syarat guru bersertifikasi dengan guru yang sudah bersertifikat.
  2. Pihak yang yang memberi tunjangan bertindak sebagai juragan karena tidak memperdulikan efek tidak sedap antara guru yang sudah menerima tunjangan dengan yang belum, faktanya mereka hanya bekerja berdasarkan SK Kepala Sekolah yang berlaku saat itu.
  3. Pihak pemberi tunjangan tidak menunjukkan aturan yang jelas sejak kapan seorang guru bersertifikasi berhak menerima tunjangan dan apakah ada jaminan kontinuitas bila tanpa ada gangguan persyaratan.
  4. Pihak pemberi tunjangan dapat mengubah waktu pemberian tunjangan sesuka hati, faktanya adalah ketika memberi pengarahan kepada guru yang akan menerima sertifikat disampaikan bahwa tunjangan akan anda terima mulai bulan januari 2008, ternyata tunjangan yang diterimakan dirapelkan selama tiga bulan tetapi tidak mulai bulan januari melainkan mulai bulan april 2008 sampai dengan juni 2008
  5. Seorang guru yang lolos sertifikasi tanpa diklat dapat menerima tunjangan lebih dahulu dari pada yang lulus dengan diklat walau periode pengajuannya lebih dulu yang lulus dengan diklat. Pertanyaannya adalah sertifikat mempunyai kelas VIP dan kelas EKONOMI
  6. Ketika tunjangan tidak diterimakan lagi pada guru yang bersangkutan dan tanpa proses hukum atau proses pemeriksaan administrasi yang jelas maka akan timbul pertanyaan : Benarkah guru anak buah sedangkan pihak pemberi tujangan adalah juragannya, tidak lagi berlaku aturan formal kelembagaan pemerintah.
  7. Saya paling kuatir bila pertanyaan-pertanyaan saya dijawab : “Memang begini sistem pemerintahan saat ini”
About these ads

Comments on: "FAKTA TENTANG SERTIFIKASI" (5)

  1. memang begitulah kenyataannya ttg kondisi saat ini, morat maritnya sistem administrasi. tidak ada atuan yg jelas dan hanya mementingkan salah satu pihak. bersabarlah buat guru yg belum dapat rapelan he..he… pak toyib juga ya??? ha..ha..
    salam kenal pak….

    • muginarni said:

      kami kuliah dulu 1 th untk mendapatkan sertifikat pendidik … bukan plpg yg 10 hari itu

      • bangthoyib said:

        Mungkin inilah yang saya maksud untukmendapatkan “sesuatu yang sama” namun perlakuan yang kita terima berbeda dalam arti makna, bukan dalam arti bukti fisik semata.

  2. maaf semua fakta yg anda katakan sepertinya terlalu didramatisir sampai2 ada kata VIP dan ekonomi …setiap kegiatan pasti ada sisi baik buruknya sebagai org bijak sebaiknya berpikir positik diantara fakta yg dikemukakan diatas apa anda tdk mendapat fakta yg lebih baik ….selamat mengamati ya….maaf klu ada kata2 yg tak berkenan….

    • bangthoyib said:

      Fakta yang kita temukan mungkin berbeda, fakta yang saya temukan sebagai tambahan adalah saya termasuk yang lolos karena portofolio, tetapi kan sekian angkatan setelah saya kalau dihitung portofolionya kan tidak cukup, maka ada plpg atau yang sejenis dengan itu, bila ada yang sampai satu tahun kuliah, tentu kan fakta yang berbeda lagi, bahkan fakta yang nyata-nyata tidak mengajar di kelas pun bisa mendapatkan sertifikat, misal KS, misalnya lagi guru …. yang hanya berdasarkan jumlah siswa di sekolah tsb, kan tidak peduli membimbing atau tidaknya, sedangkan guru mapel “sejelek apapun cara mengajarnya, tetap harus 24 jp kan?. Salam hangat dari saya.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: